5 Aktivitas Rasulullah di 10 Malam Terakhir Ramadhan


Ramadhan 1432 H tidak terasa akan segera berakhir. Akan menimbulkan sebuah kerinduan yang sangat di hati umat islam di dunia ketika bulan yang penuh rahmat dan maghfiroh ini akan segera berlalu meninggalkan mereka. Oleh karena itu, sangat disayangkan bila hari-hari terakhir di bulan Ramadhan ini tidak kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk menambah bekal kita dengan semakin meningkatkan amalan-amalan baik kita serta meningkatkan ibadah kita. Yang mana tahap hari-hari terakhir ini merupakan hari-hari dari 10 hari terakhir yang menjadi fase terakhir dari tiga fase di bulan Ramadhan. Fase pertama adalah fase rahmat, yang mana Allah telah membukakan pintu rahmat-Nya di 10 hari pertama di bulan Ramadhan, yang kemudian dilanjutkan oleh fase maghfiroh atau fase di mana Allah membukakan pintu ampunan yang sebesar-besarnya bagi hamba-Nya yang beribadah dengan ikhlas dan melakukan amalan-amalan baik di bulan Ramadhan, khususnya di 10 hari kedua di bulan Ramadhan. Dan fase ketiga adalah fase itqu min An-Naar atau fase dijauhkan dari api neraka.Fase inilah yang sedang kita jalani saat ini.  Fase terakhir ini memiliki keunggulan tersendiri dari fase-fase sebelumnya di mana di fase inilah terdapat malam-malam yang mulya yang dinamakan malam  lailatul Qadr. Di malam-malam terakhir ini pula rasulullah diriwayatkan memiliki aktivitas-aktivitas khusus dalam menambah kedekatannya dengan Allah SWT. Diriwayatkan pula bahwa di 10 hari terakhir ini, rasul mengurangi aktivitas-aktivitas duniawinya dan lebih menfokuskan diri pada beribadah kepada Allah SWT. Berikut adalah 5 aktivitas yang dilakukan rasulullah di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan:

1. Mandi ba’da maghrib

Ibnu Hatim meriwayatkan dari Aisyah:

Di bulan Ramadhan, Rasulullah biasanya tidur dan bangun malam, namun jika telah masuk sepuluh hari terakhir, beliau mengencangkan ikat pinggang, menjauhi istri-istrinya, dan mandi di waktu antara Magrib dan Isya.”

Aktivitas rasulullah ini dipercaya memiliki keutamaan antara lain adalah untuk mempersiapkan diri dalam melakukan ibadah malam sehingga tubuh kita kembali bugar dan mampu beribadah secara maksimal.

2.Menghidupkan malam dengan beribadah

Pada 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, diriwayatkan bahwa Rasulullah selalu menghidupkan malam-malam tersebut dengan melakukan dzikir dan ibadah-ibadah lain ketika menjelang waktu sahur. Ada pula yang menyebutkan bahwa rasulullah selalu melakukan ibadah sepanjang malam di 10 malam terakhir ini. Aisyah bekata dalam suatu riwayat:

“Tidak pernah aku melihat beliau (Nabi SAW) melakukan ibadah pada malam hari hingga pagi harinya dan berpuasa selama satu bulan penuh kecuali di bulan Ramadhan.” (HR. Muslim)

3.Membangunkan keluarganya untuk menghidupkan malam

Selain menghidupkan malam dengan berdzikir dan beribadah, rasulullah juga selalu membangunkan keluarganya untuk ikut menghidupkan malam-malam tersebut dengan shalat sunnah.Diriwayatkan dari Ali bin Abi Thalib, ia berkata:

“Rasulullah SAW membangunkan keluarganya di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan.” (HR. Turmudzi)

4.Menjauhkan diri dari menggauli istrinya

Di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan, diriwayatkan bahwa rasulullah senantiasa menjauhkan diri dari menggauli istrinya. Diriwayatkan bahwa Aisyah berkata bahwa rasulullah selalu ‘mengencangkan kainnya’ atau menjauhkan diri dari menggauli istrinya untuk meningkatkan kedekatan beliau pada Allah SWT.

5.I’tikaf di mesjid

Amalan terakhir ini adalah amalan yang paling terkenal dan sudah banyak diketahui. Namun tidak banyak dari orang-orang yang mengetahui itu bisa melakukannya. Rasulullah selalu beri’tikaf di mesjid ketika bulan Ramadhan telah menginjak 10 hari terakhir. Aisyah berkata:

“Nabi SAW melakukan iktikaf di sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan sampai beliau meninggal. Kemudian, istri-istrinya yang melakukan iktikaf sepeninggal beliau.” (HR. Bukhari-Muslim)

Demikianlah 5 aktivitas rasulullah yang selalu beliau lakukan di 10 malam terakhir di bulan Ramadhan. Sebagai umat beliau, kita dituntut untuk bisa meneladani apa-apa yang telah beliau contohkan. Meskipun saya sendiri mengakui masih banyak kekurangan dalam diri saya, bahkan saya sendiri tidak bisa melakukan kelima sunnah tersebut secara maksimal, namun tidak ada salahnya kita saling mengingatkan dan saling mengajak untuk melakukan kebaikan. Sekian dari saya, semoga tulisan ini bisa memberikan banyak manfaat bagi kita semua, dan semoga kita menjadi bagian dari umatnya yang mendapat syafa’at kelak. Amin. Thanks N Wassalamu’alaikum.

Dalil-dalil:bundadontworry.wordpress.com

This slideshow requires JavaScript.

3 responses to “5 Aktivitas Rasulullah di 10 Malam Terakhir Ramadhan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s